Share This

Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Desember 2012

Lentera JIWA


Lentera Jiwa mu,ku,dia,mereka....siapapun.. temukanlah...sebelum terlamabat..punya sedikit waktu dan gunakan dengan maksimal...

Senin, 17 September 2012

Selasa, 04 September 2012

congratulation Cartenzs pyramid Papua

Bangganya Saudara 1 angkatanku (TAPAK JAGAT - LINTANG JAGAT)Krisna Andresta berhasil mencapai Puncak tertinggi Indonesia Puncak Carstenzs Pyramid. 
Kiri (Krisna Andresta) & Kanan (Yogi Nugraha "AHONK") 

Senin, 03 September 2012

Penerimman Angota Baru di Ospek Universitas

Stan UPL dalam Expo UKM 2012

Pemaparan UPL di pandu oleh fredi

Mahasiswa Baru Peserta Ospek


Semangat Angkat Perahu!!!

Berkibarlah Panji KU!!!!

stan nya rame sekali berjubel-jubel..

lagi memperhatikan foto2 kegiatan

penuh dari segala penjuru

Senin 3 September 2012, Bertempat di Auditorium Unsoed Graha Widyatama telah diselenggarakan kegian ospek universitas. Dalam kesempatan UPL tidak melewatkan kesempatan yang ada untuk ikut mensukseskan kegiatan ini. Berbagai UKM yang ada di Unsoed satu persatu unjuk gigi dengan menampilkan potensi UKM nya kepada mahasiswa baru sebagai gambaran bahwa kuliah tidak selalu hanya soal kampus dan belajar foramal namun organisasi juga amat penting dalam menunjang pembentukan karakter yang kuat untuk bekal nantinya terjun di masyarakat. UPL yang merupakan UKM yang bergerak dibidang kepencntalaman bukan hanya sekedar mengajak anggotanya untuk berkegiatan di alam namun juga menerapkan prinsip-prinsip organisasi yang mandiri,kuat, dan berintegrutas.



Banyak prestasi yang telah diraih, hal ini menunjukkan bahwa UPL senantiasa berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik untuk organisasi dan almamter. Antusias mahasisiwa baru terhadap UPL melebihi dugaan begitu besar. Tercermin dari begitu banyak mahasiswa yang dengan seksama memperhatikan pemaparan tentang UPL baik dari kegiatan, prestasi, dan sejarah UPL. Begitupun ketika acara dilanjutkan dengan open recruitment di tempat stan, mahasiswa baru yang mendaftar begitu berjubel sampai-sampai panitia pun kewalahan. Diharapkan dari para pendaftar ini akan muncul anggota -anggota UPL yang baru dan siap mengemban tongkat estafet organisasi dan siap mneorehkan prestasi-prestasi yang lebih membanggakan lagi di masa depan.(onad/369)

Jumat, 06 Juli 2012

Pelepasan Atlit Ekspedisi Soedirman V Jaya Wijaya 2012


Atlet Bersama Para Pejabat Unsoed dan Kepolisian
Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pecinta Alam (UPL-MPA) merupakan UKM yang bergerak dalam kegiatan alam bebas yang berada di lingkungan UNSOED. Puncak gunung tertinggi dunia yang pernah ditaklukkan yaitu Gunung El Brus di Rusia tahun 2005 dengan ketinggian 5642 mdpl dan gunung Kilimanjaro Afrika tahun 2009 dengan ketinggian 5895 mdpl. Pada ekspedisi Soedirman V kali ini, akan melakukan pendakian Puncak Soemantri dan Puncak Cartenz Piramid di pulau Papua yang juga merupakan salah satu dari tujuh puncak tertinggi di dunia, dengan ketinggian 4.884 mdpl.  Bertempat di Gedung Rektorat UNSOEDLantai III, Jum’at(6/7) berlangsung prosesi pelepasan Tim ekspedisi Soedirman V yang dihadiri oleh Rektor, Prof. Edy Yuwono, Ph.D, Pembantu Rektor III Prof. Dr. Imam Santoso, M.Si, Kepala Biro Kemahasiswaan Drs.Sudiro, M.MPd, Pembantu Dekan III pada masing-masing Fakultas, pembina UPL-MPA Drs.Indarmawan MS, perwakilan dari Polres Banyumas dan Pemda Kabupaten Banyumas serta para anggota UPL-MPA.
Panji Unsoed di serahkan oleh Rektor kepada ketua tim operasional
Menurut Dimas Nugroho selaku ketua Pelaksana Ekspedisi Soedirman V, memaparkan dari awal pra operasional dan proses kepanitiaan yang terbentuk mulai tahun 2011 serta menjelaskan jenis ekspedisi yang ada di UPL-MPA UNSOED yaitu ekspedisi biasa yang terbagi dalam enam divisi  dan ekspedisi besar yang mempunyai skala yang lebih besar. Ekspedisi besar diberi nama “Ekspedisi Soedirman”, sesuai dengan nama almamater dan selama ini telah melaksanakan Empat Ekspedisi Soedirman. Dalam ekspedisi yang akan diberangkatkan tanggal 15 juli 2012 sampai dengan 20 Agustus 2012 ini, tim beranggotakan tiga orang yaitu Yogi Nugraha mahasiswa Fakultas Hukum, Setiyawan mahasiswa Fakultas Pertanian dan Krisna Adresta mahasiswa Fakultas Peternakan. Tim akan Jalur yang akan ditempuh melalui Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya Propinsi Papua.
Rektor memberikan sambutan sekaligus melepas Tim. Dalam sambutannya, Rektor memberikan apresiasi dan motivasi kepada Tim Ekspedisi Soedirman V dan berpesan  agar selalu menjaga kesehatan & kedisiplinan, menjadi duta UNSOED dan menjadi bagian masyarakat akademik dengan belajar selama dalam perjalanan sesuai dengan bacground pendidikan. Rektor juga mendoakan agar sepanjang perjalanan selama kurang lebih satu bulan senantiasa mendapatkan kemudahan, perlindungan dan berkah dari Tuhan yang Maha Esa. Selalu bersemangat dengan Maju Terus Pantang Menyerah.
Acara diakhiri dengan penyerahan Panji UPL-MPA UNSOED dan Bendera UNSOED kepada Tim Ekspedisi Soedirman V yang diserahkan langsung oleh Rektor dan Ketua UPL-MPA.(onad/369)

Jumat, 08 Juni 2012


Krip - Krip Ada yang masih ingat????

33 TAHUN UPL MPA UNSOED BERKARYA UNTUK UNSOED DAN INDONESIA


sambutan ketua panitia
Purwokerto, 8 juni 2012 UPL MPA UNSOED genap berusia yang ke 33 tahun.  UPL MPA UNSOED  berdiri pada tahun 1979, era dimana mulai bermunculannya organisasi – organisasi pencinta alam  di Indonesia.  “33 tahun bukan waktu yang sedikit, banyak hal yang telah ditorehkan baik prestasi dalam hal kepencintalaman dan keorganisasian  yang tujuannya adalah nama harum organisasi itu sendiri dan juga almamater”.demikian Dosso Hidayah Tullah selaku ketua umum UPL dalam sambutannya pada perayaan disnatalis UPL ke 33.
kegiatan donor darah
Dalam rangkaian peringatan disnatalis kali ini UPL menyelenggarakan kegiatan yang antara lain : Donor darah yang terselenggara pada tanggal 6 juni 2012, tasyakuran pada tanggal 7 juni 2012 yang dilanjutkan dengan pemutaran film hasil kegiatan UPL selama 33 tahun berkarya. Donor darah sendiri sebagai wujud kepedulian sosial UPL yang dilaksanakan bekerjasama dengan PMI Banyumas mendapat antusias yang sangat baik, ditandai oleh banyaknya pendonor yang menyumbangkan darahnya.  Sedangkan puncak perayaan yang disenggarakan hari berikutnya, dimulai dengan acara do’a dan tahlil bersama untuk mendo’akan para pendahulu yang telah berjasa pada UPL  dan dilanjutkan dengan tasyakuran serta pemutaran film yang dihadiri oleh Mapala se Banyumas dan UKM – UKM yang ada di Unsoed. Dalam kesempatan ini dari pihak rektorat sendiri diwakili oleh Pembantu Rektor III Unsoed Prof.Dr. Imam Santoso, M.si. yang berkenan menghadiri acara dan sekaligus mengucapkan selamat kepada UPL MPA UNSOED di hari jadinya yang ke 33 semoga semakin berprestasi dan senantiasa memberikan yang terbaik bagi organisasi dan alamamater.
33 tahun bukanlah sebuah akhir, masih banyak hal – hal yang perlu di raih.  Dan kedepannya UPL berkomitmen menjadi organisasi yang matang dengan anggota –angota yang mempunyai loyalitas tinggi, berinisiatif dan menjungjung tinggi rasa kebersamaan. Maju terus UPL MPA UNSOED berkarya untuk Unsoed dan Indonesia.(onad/369)


Selasa, 01 Mei 2012

May Day Hari Buruh Internasional




May Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangankapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat danAmerika Serikat. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja.
Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi di tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20 jam seharinya. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.
Ada dua orang yang dianggap telah menyumbangkan gagasan untuk menghormati para pekerja, Peter McGuire dan Matthew Maguire, seorang pekerja mesin dari PatersonNew Jersey. Pada tahun1872, McGuire dan 100.000 pekerja melakukan aksi mogok untuk menuntut mengurangan jam kerja. McGuire lalu melanjutkan dengan berbicara dengan para pekerja and para pengangguran, melobi pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur. McGuire menjadi terkenal dengan sebutan "pengganggu ketenangan masyarakat".
Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. LouisMissouri dan memulai untuk mengorganisasi para tukang kayu. Akhirnya didirikanlah sebuah persatuan yang terdiri atas tukang kayu di Chicago, dengan McGuire sebagai Sekretaris Umum dari "United Brotherhood of Carpenters and Joiners of America". Ide untuk mengorganisasikan pekerja menurut bidang keahlian mereka kemudian merebak ke seluruh negara. McGuire dan para pekerja di kota-kota lain merencanakan hari libur untuk Para pekerja di setiap Senin Pertama Bulan September di antara Hari Kemerdekaan dan hari Pengucapan Syukur.
Pada tanggal 5 September 1882, parade Hari Buruh pertama diadakan di kota New York dengan peserta 20.000 orang yang membawa spanduk bertulisan 8 jam kerja, 8 jam istirahat, 8 jam rekreasi. Maguire dan McGuire memainkan peran penting dalam menyelenggarakan parade ini. Dalam tahun-tahun berikutnya, gagasan ini menyebar dan semua negara bagian merayakannya.
Pada 1887Oregon menjadi negara bagian pertama yang menjadikannya hari libur umum. Pada 1894. Presider Grover Cleveland menandatangani sebuah undang-undang yang menjadikan minggu pertama bulan September hari libur umum resmi nasional.
Kongres Internasional Pertama diselenggarakan pada September 1866 di JenewaSwiss, dihadiri berbagai elemen organisasi pekerja belahan dunia. Kongres ini menetapkan sebuah tuntutan mereduksi jam kerja menjadi delapan jam sehari, yang sebelumnya (masih pada tahun sama) telah dilakukan National Labour Union di AS: Sebagaimana batasan-batasan ini mewakili tuntutan umum kelas pekerja Amerika Serikat, maka kongres mengubah tuntutan ini menjadi landasan umum kelas pekerja seluruh dunia.
Satu Mei ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia pada Konggres 1886 oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions untuk, selain memberikan momen tuntutan delapan jam sehari, memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut. Tanggal 1 Mei dipilih karena pada 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions, yang terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di Kanada 1872 [1], menuntut delapan jam kerja di Amerika Serikat dan diberlakukan mulai 1 Mei 1886.