Share This

Tampilkan postingan dengan label catatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label catatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Februari 2013

Long journey XXIX

Pendidikan dasar XXIX UPL mungkin telah usai, setelah proses melelahkan bagi peserta maupun panitia yang hampir 5 bulan lamanya. Dimulai dari rapat anggota III saya terpilih menjadi komandan pendidikan dasar, hal yang sebelumnya tidak pernah saya bayangkan. namun di UPL kami diajarkan untuk bertanggungjawab dan diajarkan untuk selalu siap mnegemban tugas. Banyak pelajaran yang dapat diambil   ,ilmu, rasa kebersamaan,dll. Konflik kerap terjadi namun dapat kami atasi bersama...dukungan baik moriil maupun materiil dari berbagai pihak telah sangat membantu dalam suksesnya diksar kali ini.
Diksar ini adalah diksar kali ke 2 stelah diadakan perubahan kurikulum diksar secara besar, banyak tahapan yang harus dilalui mulai dari latihan fisik, materi ruang, materi lapangan, materi pokok, jungle survival, tes kesehatan, tes wawancara , dan tahap inti longmarch purwokerto-cilacap.
Terimakasih atas semuanya terutama jajaran panitia atas pengorbanan waktu, tenaga, pikiran dalam diksar ini, terimakasih pada ALLOH SWT atas kelancaran dan kemudahan..
dan semoga menjadikan pelajran berharga bagi kita semua AMIN..
DIKSAR XXIX 21-29 Januari 2013 unforgetable moment


Perjalanan pratek gua

Panitia dan Siswa

Panitia dan Siswa

Prosesi Pelantikan

Praktek Rawa Laut

Praktek Rawa Laut

Jalan di Rel

Melewati perkebunan karet

Minggu, 13 Januari 2013

dirimu...

mau apapun itu kamulah yang menentukan bukan orang lain, kamulah yang bertanggungjawab atas hidupmu sendiri..jangan salahkan orang lain atas kesalahanmu sendiri hanya untuk pembenaran atas sikapmu..

contoh terbaik adalah sikap bukan kata-kata, menjadi pribadi yang baik dan terbaik semakin hari sampai batas yang tak terbatas..

Kamis, 06 Desember 2012

ROAD TO jOURNEY....

PENDIDIKAN DASAR XXIX 
kami berasal dari jenis bibit tanaman yang kuat berthan ... viva UPL.....

Kamis, 25 Oktober 2012

coret2

Masih berkutat dengan skripsi dan tugas - tugas lain.. kejar target..ya hidup harus punya terget dan pilihan, namun terkadang saya bingang akan mana prioritas dalam memilih pilihan..jadi terkesan saya ditipu padahal jika cermat saya pasti mengerti akan konsekuensi dari sebuah pilihan. Di semester 7 kuliah saya di unsoed yang mungkin bagi orang lain harusnya sudah fokus pada tugas akhir, eh malahan saya masih sibuk dengan urusan organisasi ya sudahlah.. tinggal di bawa enjoya aja dan semngat ...
oya, besok hari raya idul aha / hari Qurban, yang hakikatnya kita meneladani kisah nabi ibrahin dan nabi ismail.. berqurban bukan hanya sebuah perayaan biasa, namun kita harus meresapi makna dibaliknya..(bersambung)................

Minggu, 07 Oktober 2012

OOOOOOOO

TANTANGAN BERTUBI-TUBI DATANG ...SKRIPSI.. BIKIN MAJALAH.. EHH DITAMBAH DANDIKSAR..GUE HARUS BILANG WOW GITU.. TANGGUNG JAWAB.. KEPERCAYAAN NAMUN HATI MASIH BIMBANG.. SATU BISMILLAH..

Rabu, 19 September 2012

Congratulation for Graduation

Subardi A.md
Dhika Lolita Kusuma Wardhani A.md

Selamat satu hal yang pas di ucapkan buat saudara2gue  yang telah diwisuda kemaren .. seneng liatnya walau ndak bisa ketemu langsung pas wisuda.. wisuda bukan akhir tapi awal nyata sebuah perjuangan hidup perjuangan mencapai cita .. !! Semangat kawan.. semoga semester depan gue bisa nyusul wisuda ..aminn..

Selasa, 04 September 2012

Next Trip #2

Rinjani Lombok NTB 3726 mdpl
Liburan Semester Depan Sebelum Maret 2013 Amin Pasti Bisa !!! Kudu Rajin Nabung !!
Jalur pendakian Gn. Rinjani

Panorama Gn. Rinjani
#SEKILAS TENTANG PENDAKIAN GUNUNG RINJANI

Gunung Rinjani Terletak di pulau Lombok, Untuk menuju Gunung Rinjani, anda dapat menggunakan bus langsung Jakarta-Mataram, setelah sampai di mataram anda menuju ke desa sembalun atau bisa juga ke desa senaru menggunakan kendaraan setempat.atau menggunakan penerbangan dari Jakarta, Surabaya, dan Denpasar menuju ke bandara selaparang mataram - Lombok.
Rinjani memiliki panaroma paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam.
Suhu udara rata-rata sekitar 20 °C; terendah 12 °C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus.
Selain puncak, tempat yang sering dikunjungi adalah Segara Anakan, sebuah danau terletak di ketinggian 2.000m dpl. Untuk mencapai lokasi ini kita bisa mendaki dari desa Senaru atau desa Sembalun Lawang (dua entry point terdekat di ketinggian 600m dpl dan 1.150m dpl).
Kebanyakan pendaki memulai pendakian dari rute Sembalun dan mengakhiri pendakian di senaru, karena bisa menghemat 700m ketinggian. Rute Sembalun agak panjang tetapi datar, dan cuaca lebih panas karena melalui padang savana yang terik (suhu dingin tetapi radiasi matahari langsung membakar kulit). krim penahan panas matahari sangat dianjurkan.
Dari Rute Senaru tanjakan tanpa jeda, tetapi cuaca lembut karena melalui hutan. Dari kedua lokasi ini membutuhkan waktu jalan kaki sekitar 7 jam menuju bibir punggungan di ketinggian 2.641m dpl (tiba di Plawangan Senaru ataupun Plawangan Sembalun). Di tempat ini pemandangan ke arah danau, maupun ke arah luar sangat bagus. Dari Plawangan Senaru (jika naik dari arah Senaru) turun ke danau melalui dinding curam ke ketinggian 2.000 mdpl) yang bisa ditempuh dalam 2 jam. Di danau kita bisa berkemah, mancing (Carper, Mujair) yang banyak sekali. Penduduk Lombok mempunyai tradisi berkunjung ke segara anakan utk berendam di kolam air panas dan mancing.
Untuk mencapai puncak (dari arah danau) harus berjalan kaki mendaki dinding sebelah barat setinggi 700m dan menaiki punggungan setinggi 1.000m yang ditempuh dlm 2 tahap 3 jam dan 4 jam. Tahap pertama menuju Plawangan Sembalun, camp terakhir untuk menunggu pagi hari. Summit attack biasa dilakukan pada jam 3 dinihari untuk mencari momen indah - matahari terbit di puncak Rinjani. Perjalanan menuju Puncak tergolong lumayan; karena meniti di bibir kawah dengan margin safety yang pas-pasan. Medan pasir, batu, tanah. 200 meter ketinggian terakhir harus ditempuh dengan susah payah, karena satu langkah maju diikuti setengah langkah turun (terperosok batuan kerikil). Buat highlander - ini tempat yang paling menantang dan disukai karena beratnya medan terbayar dgn pemandangan alamnya yang indah. Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen-Merapi di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa terlihat jelas saat cuaca bagus di pagi hari. Untuk mendaki Rinjani tidak diperlukan alat bantu, cukup stamina, kesabaran dan "passion".
Keseluruhan perjalanan dapat dicapai dalam program tiga hari dua malam, atau jika hendak melihat dua objek lain: Gua Susu dan gunung Baru Jari (anak gunung Rinjani dengan kawah baru di tengah danau) perlu tambahan waktu dua hari perjalanan. Persiapan logistik sangat diperlukan, tetapi untungnya segala sesuatu bisa diperoleh di desa terdekat. Tenda, sleeping bag, peralatan makan, bahan makanan dan apa saja yang diperlukan (termasuk radio komunikasi) bisa disewa dari homestay-homestay yang menjamur di desa Senaru.

Senin, 03 September 2012

Mahasiswa Tingkat Akhir harus Ingat "SKRIPSI"

Dihadapkan dengan realita ternyataa sudah menginjak tahun ke tiga gua kuliah disini. jadi mahassiwa tingkat akhir dengan galauan bernama "SKRIPSI" Harus dihadapi bukan dihindari ataupun ditunda..#Bismillah pasti bisa!! 
                                                    

Dengan begitu Banyak Judul yang diajukan akhirnya terpilihlah judul "Succesful Aging Pada Lanjut Usia Ditinjau Dari Aktifitas Dan Kebermaknaan Hidup" sebagai judul skripsi gua semoga bisa cepat selesai dan maret tahun 2013 gua bisa wisuda jadi tambah panjang sedikit gua punya nama " Fajar Tri Purnama S.kep" Amin ya ALLoh...


Kalau ada yang belum tau apa itu Skripsi, ne ada sedikit paparannya : 
istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1 yang membahas suatu permasalahan/ fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku. 
Skripsi bertujuan agar mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya ilmiah, sesuai dengan bidang ilmunya. Mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap mampu memadukan pengetahuan dan ketrampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuan yang diambilnya. Skripsi merupakan persyaratan untuk mendapatkan status sarjana (S1) di setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Indonesia. Istilah skripsi sebagai tugas akhirsarjana hanya digunakan di Indonesia. Negara lain, seperti Australia menggunakan istilah thesis untuk penyebutan tugas akhir dengan riset untuk jenjang undergraduate (S1), Postgraduate (s2), PhD dengan riset (S3) dan disertation untuk tugas riset dengan ukuran yang kecil baik undergrduate (sarjana S1) ataupun postgraduate (pascasarjana). Sedangkan di Indonesia Skripsi untuk jenjang S1, Tesis untuk jenjang (S2) dan Disertasi untuk jenjang (S3).[2]
Dalam penulisan skripsi, mahasiswa dibimbing oleh satu atau dua orang pembimbing yang berstatus dosen pada perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Untuk penulisan skripsi yang dibimbing oleh dua orang, dikenal istilah Pembimbing I dan Pembimbing II. Biasanya, Pembimbing I memiliki peranan yang lebih dominan bila dibanding dengan Pembimbing II.
Proses penyusunan skripsi berbeda-beda antara satu kampus dengan yang lain. Namun umumnya, proses penyusunan skripsi adalah sebagai berikut:
  • Pengajuan judul skripsi
  • Pengajuan proposal skripsi
  • Seminar proposal skripsi
  • Penelitian
  • Setelah penulisan dianggap siap dan selesai, mahasiswa mempresentasikan hasil karya ilmiahnya tersebut pada Dosen Penguji (sidang tugas akhir).
  • Mahasiswa yang hasil ujian skripsinya diterima dengan revisi, melakukan proses revisi sesuai dengan masukan Dosen Penguji.

Terdapat juga proses penyusunan skripsi yang cukup ringkas sebagai berikut:

  • Pengajuan judul skripsi / meminta topik skripsi dari dosen
  • Penelitian + bimbingan skripsi sambil penelitian
  • Seminar
  • Sidang
  • Revisi

Kamis, 05 Juli 2012

UPL MPA UNSOED Kerjasama Dengan Yayasan Lupus Indonesia Gelar Seminar “Mengenal Lebih Dekat Penyakit Lupus”


Foto bareng crew pendakian peduli lupus 2012
Bertempat di gedung Rektorat UNSOEDLantai III, Kamis(5/7) berlangsung seminar tentang mengenal lebih dekat penyakit lupus bersama perempuan pendaki peduli lupus 2012. Seminar ini digelar berkat kerjasama Yayasan Lupus Indonesia (YLI) dengan Unit Pandu Lingkungan-Mahasiswa Pecinta Alam(UPL-MPA) UNSOED. Menurut Doso Hidayahtulloh, selaku Ketua UPL-MPA, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap penyakit Lupus sehingga diperlukan sosialisasi tentang penyakit ini. Kegiatan akan berlanjut dengan pendakian Gunung Slamet yang mempunyai ketinggian 3428 mdplpada keesokan harinya.
Pembantu Rektor III Prof. Dr. Imam Santoso, M.Si memberikan  sambutan dan secara langsung membuka seminar. Dalam sambutannya PR III memberikan apresiasi yang luar biasa & memotivasi UPL_MPA atas dedikasinya selama ini dan pada kesempatan ini membuktikan melalui sosialisasi penyakit lupus bersama yayasan lupus Indonesia. Dalam seminar yang dipaparkan oleh salah satu anggota Tim Pendaki Amalia Yunita  dan Tiara Safitri selaku ketua Yayasan Lupus Indonesia, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi mengenai penyakit lupus ini merupakan inisiatif sekelompok perempuan Indonesia yang prihatin terhadap perkembangan penyakit lupus di Indonesia dengan melakukan misi kemanusiaan melalui kegiatan pendakian. Pendakian sendiri diawali pada tahun 2006 lalu. Setiap pendakian diawali dengan sosialisasi didaerah setempat dan pada tahun ini direncanakan pendakian 12 Gunung yang ada di Jawa, Sumatra dan Sulawesi. Data dari YKI jumlah penderita lupus per juni 2012 sebanyak 12.477 Odapus (orang dengan lupus) dan 90% penderitanya perempuan.
Menurut Tiara, penyakit lupus atau penyakit seribu wajah merupakankondisi dimana antibodi yang berfungsi menyerang sumber penyakit yang akan masuk dalam tubuh justru akan menyerang sel-sel jaringan organ tubuh yang sehat pada berbagai sistem organ tubuh seperti jaringan kulit, otot, tulang, ginjal, sistem saraf, sistem kardiovaskuler, paru-paru, lapisan pada paru-paru, hati, sistem pencernaan, mata, otak, maupun pembuluh darah dan sel-sel darah, kelainan inilah disebut autoimunitas dimana antibodi yang berlebihan. Dipaparkan pula mengenai penyebab penyakit lupus (secara genetik, hormon dan lingkungan), gejala dan tandanya, bagaimana mendeteksinya sampai dengan terapi secara medis untuk menekan penyakit lupus.
Dengan diadakan sosialisasi ini diharapkan publik akan memiliki pengetahuan tentang penyakit lupussecara menyeluruh, menginspirasi para Odapus untuk terus menjalin persahabatan sehingga memunculkan kepedulian. Seminar diikuti sekitar 260 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan umum.

Jumat, 25 Mei 2012

Next Trip

Gunung Semeru
Jalur Pendakian Semeru
Bismillah, Abis lebaran tahun ini berangkat ke Semeru !!!

Senin, 07 Mei 2012

Nilai waktu dalam Kehidupan


untuk menilai nilai satu tahun, tanyakan seorang yang gagal dalam ujian kenaikannya..
untuk mengetahui nilai satu bulan, tanyakan seorang ibu yang melahirkan bayi premature..
untuk mengetahui nilai satu minggu, tanyakan seorang editor majalah mingguan..
untuk mengetahui nilai satu hari, tanyakan seorang buruh harian yang punya enem anak untuk diberi makan..
untuk mengetahui nilai satu jam, tanyakan kekasih yang sedang menentikan waktu bertemu..
untuk mengetahui nilai satu menit, tanyakan seorang yang ketinggalan kereta...
untuk mengetahui nilai satu detik, tanyakan seorang yang selamat dari kecelakaan...
untuk mengethui nilai satu mili detik , tanyakan seorang yang memenangkan medali di olimpiade...
ingat waktumu berharga ...manfaatkan jangan  tersia...tanpa hasil apapun ..karena waktu takkan pernah kembali....

Sabtu, 28 April 2012

Aksi Peringatan Hari Bumi 2012 Bersih Sampah Kota


Purwokerto 22 april 2012
Beraksi Bersama Rapatkan Barisan

Samapah yang diperoleh

Bersma Bupati Banyumas

Indonesia Hijau 

Peringatan Hari Bumi 2012, dalam kesempatan ini FORDIK  ( Forum Dinamika Kepencintaalaman ) Banyumas menggelar aksi bersih kota dalam rangka memperingati hari bumi yang diikuti puluhan organisasi Mahasiswa Pencinta Alam  di Banyumas .  Dengan mengambil tema bersihkan, hijaukan , dapatkan kami serempak membersihkan sampah – sampah kota yang ada di sepanjang jalan yang kami lalui. Teknis acara ,tim di bagi menjadi dua kelompok ,  tim 1 mengambil start di depan sri ratu sedangkan tim 2 mengambil start di STAIN Purwokerto yang dengan waktu bersamaan berjalan menuju alun-alun purwokerto.
Disamping membersihkan sampah kota kami sekaligus melakukan kampanye hidup bersih  kepada masyarakat  di sepanjang jalan yang dilewati.  “ Cara paling mudah adalah dimulai dari diri sendiri” ujar Fajar sebagai koordinator lapangan aksi bersih kota tersebut. Peringatan hari bumi kali ini juga mendapat respon positif dari Bapak Mardjoko selaku Bupati Banyumas, beliau  sangat mengapresiasi kegiatan anak – anak muda yang peduli dengan lingkungan.  Cukup mencengangkan dengan hanya jarak beberapa kilometer saja, jumlah sampah yang diperoreh mencapai puluhan kantong trash bag, dapat disimpulkan bahwa kesadaran masyarakat akan sampah masih sangat rendah dan juga peran pemerintah dalam hal ini masih belum optimal dalam masalah penanggulangan sampah khususnya di Kota Purwokerto. Bersihkan, Hijaukan, dapatkan .. Selamat hari Bumi 2012..( fajar/369)


Hari Bumi Eart Day, hari khusus buat bumi tercinta kita. Bumi yang telah tua dan sakit karena ulah tangan – tangan yang tidak bertanggung jawab. Kita diingatkan kembali bahwa alam merupakan sebuah satu kesatuan yang utuh, yang mana bila satu komponennya saja terganggu maka ia akan mengeluarkan murkanya. Itulah  sekelumit tentang hari bumi hari di mana 42 tahun yang lalu hari ini dicanangkan sebagi konsekuensi dari sebuah Gagasan Gaylord Nelson salah seorang senator amerika serikat yang memandang perlunya isu-isu lingkungan hidup masuk dalam kurikulum pendidikan.
Dukungan ini mencapai puncaknya pada tanggal 22 April 1970. Saat itu sejarah mencatat jutaan orang turun ke jalan, berdemonstrasi dan memadati Fifth Avenue di New York untuk mengecam para perusak bumi. Majalah TIME memperkirakan bahwa sekitar 20 juta manusia turun ke jalan pada 22 April 1970.
Moment ini kemudian menjadi tonggak sejarah diperingatinya sebagai Hari Bumi yang pertama kali. Tanggal 22 April juga bertepatan dengan musim semi di Northern Hemisphere (belahan bumi utara) sekaligus musim gugur di belahan bumi selatan. Sejak itu, pada tanggal 22 April setiap tahunnya Hari Bumi (Earth Day) diperingati.
Dari hal termudah?? Kebanyakan orang sibuk mengurusi argumen –argumen dan konsep- konsep mereka lupa inti dari sebuah penyelamatan lingkungan adalah sebuah tindakan. Membuang sampah pada temapatnya, mungkin ini terlihat spele namun kultur orang Indonesia belum bisa mnerapkannya dengan baik.  Idealnya setiap hari adalah hari bumi, sehingga setiap hari pula masyarakat peduli dengan bumi. Namun dari diri sendirilah yang harus kita mulai untuk berbuat untuk mlestarikan bumi...Salam lestari ..

Minggu, 22 April 2012

mungkin ini yang bisa aku tulis apa yang aku rasakan ...tersudut, sendiri , bingung..
itulah kata yang pantas menggambarkan keadaanku saat ini..
dimanapun berada sama..masih mencari tempat "Bahagia" yang entah berada dimana..
sebuah permohonan kecil berbeda dari kebanyakan orang ...ya.ini aku ..aku yang berbeda sehingga
merasa tersisih..dari kenyataan hidup..
sudut hati merasa terkoyak seakan ribuan jarum menusuk bertubi ..maaf jika aku salah ..but i don't understand
mengapa seperti ini..
kata orang bahagia itu pilihan " aku sudah memilih" tapi bahagia tak kunjung datang,,

Jumat, 20 April 2012

Sudahlah


Sudahlah, kita lupakan.
Sebentar saja.

Tentang cinta.
Tentang masa depan.
Tentang beratnya rintangan.
Tentang masa lalu.
Tentang ketidak jelasan.
tentang... Tentang... Tentang...

Ah, sudahlah...
Mari kita nikmati yang ada.
Dengan secangkir kopi dan sebatang rokok.
Semoga waktu berhenti,
Hanya pada saat kita bahagia.
copas dari catatan teman..pas banget menggambarkan keadaanku hari ini..:)

Kampung Laut, Segara Anakan, Mangrove

Penanaman Mangrove

Penanaan Mangrove oleh warga Kampung Laut

Menuju Desa Ujung Alang Kampung Laut

Melewati Jembatan di Desa Ujung Alang

Setahun lebih telah berlalu sejak ku jejakkan kaki di kampung laut, Cilacap. Kampung Laut sebuah daerah di pesisir selatan cilcap bersebelahan dengan pulau nusa kambngan. Tepatnya terletak di kawasan segara anakan. Jauh memang perjalanan yang harus di tempuh untuk menuju tempat ini, mulai dari jalan darat sampai perahu yang harus ku naiki karena memang akses satu2 nya hanya melewati laut. Miris, ternyata kehidupan disini begitu sederhana, kesederhanaan yang di paksakan, tak tersentuh oleh para birokrat negri. dari jaringan listrik yang minim ( hanya mengandalkan genset) air bersih yang minim, kondisi perekonomian yang begitu memperihatinkan. Namun semangat orang2 kampung laut perlu diacungi jempol, mereka tidak hanya mengeluh dengan keadaan yang ada namun berusaha bangkit mengatasi keadaan.  Terutama pada bidang lingkungan, mereka sangat konsen akan hal itu, mereka sadar bahwa mereka hidup dikawasan mangrove, mangrove lah sumber kehidupan mereka. Mangrove rusak kehidupan merekapun akan ikut rusak. Dimulai dari kesadaran inilah mereka mulai menjaga kelestarian magrove yang ada. 

Kedatanga kun  kesini juga dalam rangka ikut berkontribusi dalam pelestarian mangrove dengan melakukan penanaman mangrove bersama masyarakat kampung laut. Disamping ada misi pribadi ( tentunya ). Suatu saat ingi rasanya kembali ke temapat ini memetik hasil dari apa yaang sudah dilakukan yakni hamparan hijau hutan mangrove segara anakan ...go green..Save mangrove...




Rabu, 11 April 2012

Aim High


“Bercita-citalah setinggi langit.” ~ Pepatah Bijak
If You Can Aim High, Why You Should Aim Low?