Share This

Selasa, 19 Juni 2012

Caving di Gua Petruk

Berangkat dari Purwokerto Jam 12 malem

Kesasar nyampe Pasar Gombong

Gaya dulu sebelum masuk gua

3 sekawan 

di mulut gua ngaso dulu

di dalam gua pose lagi


pengamatan gua

stalakmit dan stalaktit

ditemani cahaya lilin

tetes air di lonceng


Jumat, 08 Juni 2012


Krip - Krip Ada yang masih ingat????

33 TAHUN UPL MPA UNSOED BERKARYA UNTUK UNSOED DAN INDONESIA


sambutan ketua panitia
Purwokerto, 8 juni 2012 UPL MPA UNSOED genap berusia yang ke 33 tahun.  UPL MPA UNSOED  berdiri pada tahun 1979, era dimana mulai bermunculannya organisasi – organisasi pencinta alam  di Indonesia.  “33 tahun bukan waktu yang sedikit, banyak hal yang telah ditorehkan baik prestasi dalam hal kepencintalaman dan keorganisasian  yang tujuannya adalah nama harum organisasi itu sendiri dan juga almamater”.demikian Dosso Hidayah Tullah selaku ketua umum UPL dalam sambutannya pada perayaan disnatalis UPL ke 33.
kegiatan donor darah
Dalam rangkaian peringatan disnatalis kali ini UPL menyelenggarakan kegiatan yang antara lain : Donor darah yang terselenggara pada tanggal 6 juni 2012, tasyakuran pada tanggal 7 juni 2012 yang dilanjutkan dengan pemutaran film hasil kegiatan UPL selama 33 tahun berkarya. Donor darah sendiri sebagai wujud kepedulian sosial UPL yang dilaksanakan bekerjasama dengan PMI Banyumas mendapat antusias yang sangat baik, ditandai oleh banyaknya pendonor yang menyumbangkan darahnya.  Sedangkan puncak perayaan yang disenggarakan hari berikutnya, dimulai dengan acara do’a dan tahlil bersama untuk mendo’akan para pendahulu yang telah berjasa pada UPL  dan dilanjutkan dengan tasyakuran serta pemutaran film yang dihadiri oleh Mapala se Banyumas dan UKM – UKM yang ada di Unsoed. Dalam kesempatan ini dari pihak rektorat sendiri diwakili oleh Pembantu Rektor III Unsoed Prof.Dr. Imam Santoso, M.si. yang berkenan menghadiri acara dan sekaligus mengucapkan selamat kepada UPL MPA UNSOED di hari jadinya yang ke 33 semoga semakin berprestasi dan senantiasa memberikan yang terbaik bagi organisasi dan alamamater.
33 tahun bukanlah sebuah akhir, masih banyak hal – hal yang perlu di raih.  Dan kedepannya UPL berkomitmen menjadi organisasi yang matang dengan anggota –angota yang mempunyai loyalitas tinggi, berinisiatif dan menjungjung tinggi rasa kebersamaan. Maju terus UPL MPA UNSOED berkarya untuk Unsoed dan Indonesia.(onad/369)


Jumat, 25 Mei 2012

Next Trip

Gunung Semeru
Jalur Pendakian Semeru
Bismillah, Abis lebaran tahun ini berangkat ke Semeru !!!

PMO 2012


Pada tanggal 17-19 Mei 2012 bertempat di Wisma Taurus BBPTU Baturraden UPL MPA UNSOED mengadakan acara Pelatihan Manajerial Organisasi. Acara ini merupakan hasil dari kerjasama antara UPL dengan YPLS (Yayasan Pandu Lingkungan Soedirman). Pelatihan ini  merupakan acara yang di selenggarakan untuk yang ketiga kalinya setelah PMO pertama di tahun 2000 dan PMO kedua tahun 2008.
Dengan tema ” Loyalitas dan Disiplin Diri untuk Mewujudkan Generasi yang Cerdas dan Berkualitas ” diharapkan dapat  lebih meningkatkan kemampuan berorganisasi tiap-tiap anggota agar dapat lebih meningkatkan prestasi dalam berbagai hal. Materi yang di berikan dalam kesempatan kali ini meliputi Manajemen Organisasi, Manajemen Ekspedisi, Leadership dan Eight Habbit, Pendidikan dan Latihan , Pewarisan Nilai-Nilai UPL, serta materi tentang Kebijakan Lingkungan Hidup yang dibawakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas. Selain materi yang diberikan dalam ruangan para peserta juga diberikan materi lapangan berupa games yang ditujukan untuk melatih kerjasama dan kekompakan. Pada malam harinya juga diadakan acara api unggun bersama untuk lebih meningkatkan keakraban diantara para peserta.
Tidak hanya pelatihan, dalam kesempatan ini juga diadakan temu alumni anggota UPL dari seluruh Indonesia yang merupakan Anggota Luar Biasa UPL MPA UNSOED.  Dilakukan juga penandatangan komitmen bersama peserta  sebagai wujud komitmen nyata yakni disiplin, inisiatif, dan kebersamaan. Disamping itu juga dilakukan penebaran 3000 benih ikan sebagai wujud nyata kepedulian UPL terhadap lingkungan yang dilaksanakan pada akhir acara.
Adanya PMO ini  diharapkan mampu menambah wawasan tentang keorganisasian, bagaimana suatu organisasi dibentuk dan pelaksanaan kegiatan dapat dilakukan, mengembangkan kemampuan peserta dalam menyusun administrasi suatu kegiatan, serta melatih cara komunikasi yang baik dan pentingnya sebuah kebersamaan. (onad/369)




Minggu, 13 Mei 2012

IND 2012 #merawat indonesia

12 mei itu moment yang tepat untuk berbuat lebih....bukan hanya perayaan simbolis dan berlalu begitu saja..



Senin, 07 Mei 2012

Nilai waktu dalam Kehidupan


untuk menilai nilai satu tahun, tanyakan seorang yang gagal dalam ujian kenaikannya..
untuk mengetahui nilai satu bulan, tanyakan seorang ibu yang melahirkan bayi premature..
untuk mengetahui nilai satu minggu, tanyakan seorang editor majalah mingguan..
untuk mengetahui nilai satu hari, tanyakan seorang buruh harian yang punya enem anak untuk diberi makan..
untuk mengetahui nilai satu jam, tanyakan kekasih yang sedang menentikan waktu bertemu..
untuk mengetahui nilai satu menit, tanyakan seorang yang ketinggalan kereta...
untuk mengetahui nilai satu detik, tanyakan seorang yang selamat dari kecelakaan...
untuk mengethui nilai satu mili detik , tanyakan seorang yang memenangkan medali di olimpiade...
ingat waktumu berharga ...manfaatkan jangan  tersia...tanpa hasil apapun ..karena waktu takkan pernah kembali....

Selasa, 01 Mei 2012

May Day Hari Buruh Internasional




May Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangankapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat danAmerika Serikat. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja.
Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi di tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20 jam seharinya. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.
Ada dua orang yang dianggap telah menyumbangkan gagasan untuk menghormati para pekerja, Peter McGuire dan Matthew Maguire, seorang pekerja mesin dari PatersonNew Jersey. Pada tahun1872, McGuire dan 100.000 pekerja melakukan aksi mogok untuk menuntut mengurangan jam kerja. McGuire lalu melanjutkan dengan berbicara dengan para pekerja and para pengangguran, melobi pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur. McGuire menjadi terkenal dengan sebutan "pengganggu ketenangan masyarakat".
Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. LouisMissouri dan memulai untuk mengorganisasi para tukang kayu. Akhirnya didirikanlah sebuah persatuan yang terdiri atas tukang kayu di Chicago, dengan McGuire sebagai Sekretaris Umum dari "United Brotherhood of Carpenters and Joiners of America". Ide untuk mengorganisasikan pekerja menurut bidang keahlian mereka kemudian merebak ke seluruh negara. McGuire dan para pekerja di kota-kota lain merencanakan hari libur untuk Para pekerja di setiap Senin Pertama Bulan September di antara Hari Kemerdekaan dan hari Pengucapan Syukur.
Pada tanggal 5 September 1882, parade Hari Buruh pertama diadakan di kota New York dengan peserta 20.000 orang yang membawa spanduk bertulisan 8 jam kerja, 8 jam istirahat, 8 jam rekreasi. Maguire dan McGuire memainkan peran penting dalam menyelenggarakan parade ini. Dalam tahun-tahun berikutnya, gagasan ini menyebar dan semua negara bagian merayakannya.
Pada 1887Oregon menjadi negara bagian pertama yang menjadikannya hari libur umum. Pada 1894. Presider Grover Cleveland menandatangani sebuah undang-undang yang menjadikan minggu pertama bulan September hari libur umum resmi nasional.
Kongres Internasional Pertama diselenggarakan pada September 1866 di JenewaSwiss, dihadiri berbagai elemen organisasi pekerja belahan dunia. Kongres ini menetapkan sebuah tuntutan mereduksi jam kerja menjadi delapan jam sehari, yang sebelumnya (masih pada tahun sama) telah dilakukan National Labour Union di AS: Sebagaimana batasan-batasan ini mewakili tuntutan umum kelas pekerja Amerika Serikat, maka kongres mengubah tuntutan ini menjadi landasan umum kelas pekerja seluruh dunia.
Satu Mei ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia pada Konggres 1886 oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions untuk, selain memberikan momen tuntutan delapan jam sehari, memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut. Tanggal 1 Mei dipilih karena pada 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions, yang terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di Kanada 1872 [1], menuntut delapan jam kerja di Amerika Serikat dan diberlakukan mulai 1 Mei 1886.

Sabtu, 28 April 2012

Aksi Peringatan Hari Bumi 2012 Bersih Sampah Kota


Purwokerto 22 april 2012
Beraksi Bersama Rapatkan Barisan

Samapah yang diperoleh

Bersma Bupati Banyumas

Indonesia Hijau 

Peringatan Hari Bumi 2012, dalam kesempatan ini FORDIK  ( Forum Dinamika Kepencintaalaman ) Banyumas menggelar aksi bersih kota dalam rangka memperingati hari bumi yang diikuti puluhan organisasi Mahasiswa Pencinta Alam  di Banyumas .  Dengan mengambil tema bersihkan, hijaukan , dapatkan kami serempak membersihkan sampah – sampah kota yang ada di sepanjang jalan yang kami lalui. Teknis acara ,tim di bagi menjadi dua kelompok ,  tim 1 mengambil start di depan sri ratu sedangkan tim 2 mengambil start di STAIN Purwokerto yang dengan waktu bersamaan berjalan menuju alun-alun purwokerto.
Disamping membersihkan sampah kota kami sekaligus melakukan kampanye hidup bersih  kepada masyarakat  di sepanjang jalan yang dilewati.  “ Cara paling mudah adalah dimulai dari diri sendiri” ujar Fajar sebagai koordinator lapangan aksi bersih kota tersebut. Peringatan hari bumi kali ini juga mendapat respon positif dari Bapak Mardjoko selaku Bupati Banyumas, beliau  sangat mengapresiasi kegiatan anak – anak muda yang peduli dengan lingkungan.  Cukup mencengangkan dengan hanya jarak beberapa kilometer saja, jumlah sampah yang diperoreh mencapai puluhan kantong trash bag, dapat disimpulkan bahwa kesadaran masyarakat akan sampah masih sangat rendah dan juga peran pemerintah dalam hal ini masih belum optimal dalam masalah penanggulangan sampah khususnya di Kota Purwokerto. Bersihkan, Hijaukan, dapatkan .. Selamat hari Bumi 2012..( fajar/369)


Hari Bumi Eart Day, hari khusus buat bumi tercinta kita. Bumi yang telah tua dan sakit karena ulah tangan – tangan yang tidak bertanggung jawab. Kita diingatkan kembali bahwa alam merupakan sebuah satu kesatuan yang utuh, yang mana bila satu komponennya saja terganggu maka ia akan mengeluarkan murkanya. Itulah  sekelumit tentang hari bumi hari di mana 42 tahun yang lalu hari ini dicanangkan sebagi konsekuensi dari sebuah Gagasan Gaylord Nelson salah seorang senator amerika serikat yang memandang perlunya isu-isu lingkungan hidup masuk dalam kurikulum pendidikan.
Dukungan ini mencapai puncaknya pada tanggal 22 April 1970. Saat itu sejarah mencatat jutaan orang turun ke jalan, berdemonstrasi dan memadati Fifth Avenue di New York untuk mengecam para perusak bumi. Majalah TIME memperkirakan bahwa sekitar 20 juta manusia turun ke jalan pada 22 April 1970.
Moment ini kemudian menjadi tonggak sejarah diperingatinya sebagai Hari Bumi yang pertama kali. Tanggal 22 April juga bertepatan dengan musim semi di Northern Hemisphere (belahan bumi utara) sekaligus musim gugur di belahan bumi selatan. Sejak itu, pada tanggal 22 April setiap tahunnya Hari Bumi (Earth Day) diperingati.
Dari hal termudah?? Kebanyakan orang sibuk mengurusi argumen –argumen dan konsep- konsep mereka lupa inti dari sebuah penyelamatan lingkungan adalah sebuah tindakan. Membuang sampah pada temapatnya, mungkin ini terlihat spele namun kultur orang Indonesia belum bisa mnerapkannya dengan baik.  Idealnya setiap hari adalah hari bumi, sehingga setiap hari pula masyarakat peduli dengan bumi. Namun dari diri sendirilah yang harus kita mulai untuk berbuat untuk mlestarikan bumi...Salam lestari ..

Minggu, 22 April 2012

mungkin ini yang bisa aku tulis apa yang aku rasakan ...tersudut, sendiri , bingung..
itulah kata yang pantas menggambarkan keadaanku saat ini..
dimanapun berada sama..masih mencari tempat "Bahagia" yang entah berada dimana..
sebuah permohonan kecil berbeda dari kebanyakan orang ...ya.ini aku ..aku yang berbeda sehingga
merasa tersisih..dari kenyataan hidup..
sudut hati merasa terkoyak seakan ribuan jarum menusuk bertubi ..maaf jika aku salah ..but i don't understand
mengapa seperti ini..
kata orang bahagia itu pilihan " aku sudah memilih" tapi bahagia tak kunjung datang,,

Jumat, 20 April 2012

Sudahlah


Sudahlah, kita lupakan.
Sebentar saja.

Tentang cinta.
Tentang masa depan.
Tentang beratnya rintangan.
Tentang masa lalu.
Tentang ketidak jelasan.
tentang... Tentang... Tentang...

Ah, sudahlah...
Mari kita nikmati yang ada.
Dengan secangkir kopi dan sebatang rokok.
Semoga waktu berhenti,
Hanya pada saat kita bahagia.
copas dari catatan teman..pas banget menggambarkan keadaanku hari ini..:)

Kampung Laut, Segara Anakan, Mangrove

Penanaman Mangrove

Penanaan Mangrove oleh warga Kampung Laut

Menuju Desa Ujung Alang Kampung Laut

Melewati Jembatan di Desa Ujung Alang

Setahun lebih telah berlalu sejak ku jejakkan kaki di kampung laut, Cilacap. Kampung Laut sebuah daerah di pesisir selatan cilcap bersebelahan dengan pulau nusa kambngan. Tepatnya terletak di kawasan segara anakan. Jauh memang perjalanan yang harus di tempuh untuk menuju tempat ini, mulai dari jalan darat sampai perahu yang harus ku naiki karena memang akses satu2 nya hanya melewati laut. Miris, ternyata kehidupan disini begitu sederhana, kesederhanaan yang di paksakan, tak tersentuh oleh para birokrat negri. dari jaringan listrik yang minim ( hanya mengandalkan genset) air bersih yang minim, kondisi perekonomian yang begitu memperihatinkan. Namun semangat orang2 kampung laut perlu diacungi jempol, mereka tidak hanya mengeluh dengan keadaan yang ada namun berusaha bangkit mengatasi keadaan.  Terutama pada bidang lingkungan, mereka sangat konsen akan hal itu, mereka sadar bahwa mereka hidup dikawasan mangrove, mangrove lah sumber kehidupan mereka. Mangrove rusak kehidupan merekapun akan ikut rusak. Dimulai dari kesadaran inilah mereka mulai menjaga kelestarian magrove yang ada. 

Kedatanga kun  kesini juga dalam rangka ikut berkontribusi dalam pelestarian mangrove dengan melakukan penanaman mangrove bersama masyarakat kampung laut. Disamping ada misi pribadi ( tentunya ). Suatu saat ingi rasanya kembali ke temapat ini memetik hasil dari apa yaang sudah dilakukan yakni hamparan hijau hutan mangrove segara anakan ...go green..Save mangrove...




Selasa, 17 April 2012

bimbang di persimpangan..butuh prinsip yang kuat dan komitmen penuh untuk menjalani


Rabu, 11 April 2012

Aim High


“Bercita-citalah setinggi langit.” ~ Pepatah Bijak
If You Can Aim High, Why You Should Aim Low?